*Aku Allah, tidak berubah – Maleakhi 3:6*
Salah satu karakteristik Allah adalah keabadaiannya. Dia tidak berubah. Dia konsisten dan konstan. Kita harus berdoa di dalam harmoni karakter-Nya. Mari pertimbangkan beberapa sifat / karakter Allah dan bagaimana karakter itu memengaruhi cara kita berdoa.
*Allah itu suci*, maka kita tidak pernah boleh berdoa apapun yang mengkompromikan kesucian-Nya atau menyebabkan kita tidak suci.
*Allah itu kasih*, maka doa-doa kita seharusnya melibatkan kasih Allah kepada sesama dan merefleksikan kasih Allah di dalam sikap kita.
*Allah itu baik*, maka hasil dari doa-doa kita harus membawa kebaikan kepada kehidupan manusia.
*Allah itu murah hati*, maka doa-doa kita seharusnya merefleksikan bahwa kita telah menerima kemurahan-Nya dan kita ingin menjadi murah hati.
*Allah itu cemburu*, maka kita tidak berani meminta sesuatu yang melebihi tempat utama di dalam hati kita yang seharusnya milik Allah.
*Allah itu adil*, maka kita tidak bisa mengharapkan Dia mengabulkan permintaan yang tidak adil atau tidak benar bagi siapapun.
*Allah sangat sabar terhadap kita*, maka kita seharusnya tidak sabar di dalam doa-doa kita atau tidak sabar dalam menunggu jawaban-jawaban Allah.
*Allah itu kebenaran*, maka doa kita tidak boleh mengubah / menghina kebenaran.
Strong to the Core, Norman Wright
